Our Blog

SDN 173410 Pollung Butuh Perhatian Pemkab Humbahas

SDN 173410 Pollung Butuh Perhatian Pemkab Humbahas

SDN 173410 Pollung Butuh Perhatian Pemkab Humbahas

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 173410 Pollung Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas berdiri sejak 1951 dan salah satu sekolah tertua di Desa Pollung, namun untuk fasilitas kelengkapan sekolah kurang dari kelayakan.

Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 173410 Pollung Henri Donald Simanjuntak SPd

mengatakan, SDN 173410 Pollung menjadi tanggung jawab dan butuh perhatian serius dari dinas terkait.

“Kebutuhan dari sekolah tersebut (SDN 173410 Pollung), yakni adanya pipanisasi air dan pengadaan meja dan kursi buat guru. Begitu juga untuk meja belajar buat murid untuk menunjang kenyamanan belajar. Bukan itu saja, masih banyak perangkat lainnya yang dibutuhkan oleh sekolah ini,” kara Kepsek Henri Donald Simanjuntak kepada Reaksi, Selasa (21/8/21018).

Ditambahkan Henri, sejak 12 September 2017 semenjak dirinya menjabat jadi kepsek telah banyak pembaharuan yang dilakukan, di antaranya pembaharuan pembinaan dan disiplin bagi tenaga pengajar serta kedisiplinan murid-murid agar memahami pentingnya kebersihan.

“Untuk sekolah ini ada sembilan tenaga pendidik, sedangkan untuk tata usaha satu orang serta

jumlah siswa sebanyak 154 orang dengan enam ruang kelas. Oleh karena itu, perlu penambahan gedung sekolah agar semua anak yang di sekitar sini bisa tertampung,” harap Henri.

Menurutnya, banyak anak yang mendaftar dan ingin sekolah di SDN 173410 Pollung, tapi kami tidak bisa menampung atau terima karena tidak tersedianya ruang kelas. “Untuk itu, kami sangat mengharapkan adanya keseriusan Pemkab Humbahas untuk membenahi sekolah ini,” ujar dia.

Dikatakannya, banyak anak dari Huta Siantar, Sosor Nagugun, Pakiraban, Lumban Sinaga, Tapian Nauli, Hutagodang, Lumban Julu, Lumban Sihite, Sosor Panambokan, Tambok Balehat, Sosor Dolok, Huta Bolon, Jalan KUD wilayah di Desa Pollung yang ingin sekolah, namun karena kekurangan ruang belajar di sekolah ini, akibatnya anak-anak tersebut mencari sekolah dengan menepuh jarak jauh agar bisa sekolah di desa lain.

“Adapun prestasi sekolah yang sudah didapatkan sejak saya diangkat jadi kepsek disini mulai tahun 2017

, yakni juara tiga lomba Tari, juara dua lomba Pantomin tingkat kabupaten, 10 besar lomba mengenai ilmu pengetahuan tingkat kabupaten. Untuk guru-guru diutamakan profesional dalam melaksankan kegiatan belajar mengajar. Bagi siswa-siswi dianjurkan akan lebih tangkas mengikuti pembelajaran sistem berbasis kompetensi, sesuai kecangihan di era milenium ini,” ungkap Kepsek.

Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya meminta supaya pemerintah memperhatikan kekurangan yang ada di SDN 173410 Pollung  untuk menunjang belajar mengajar demi meningkatkan daya saing di era globalisasi. (R2)

 

Baca Juga :