Our Blog

Penyakit Kulit pada Kucing

Penyakit Kulit pada Kucing

Penyakit Kulit pada Kucing

Saya bukan dokter Hewan, Tetapi  karena banyak sekali rekan pencinta kucing yang mengeluh tentang Penyakit kulit yang di derita oleh kucing kesayangannya, dan hampir setiap hari ada pertanyaan tentang Penyakit Kulit yang masuk ke Forum Face Book yang saya buat untuk membantu pencinta kucing pemula “Sukses Beternak Kucing Ras, terpaksa saya menulis halaman ini. Tentunya tulisan ini hanya berupa pengalaman yang kami lakukan, dan rujukan terbaik adalah menemui dr hewan , bila kucing anda menderita Penyakit Kulit.

Seringkali pemilik kucing langsung menyatakan kucing saya terkena “jamur”  bila ada masalah kulit pada kucing nya, dan langsung di kasih obat Jamur, Malah ada yang langsung minta suntik anti Jamur , yang bahaya lagi yang di suntikkan adalah Ivermectin, suatu obat anti parasit pada hewan. Banyak salah Kaprah dalam pengobatan penyakit Kulit.  Untuk menambah pengetahuan, saya mencoba mengenalkan penyakit Kulit yang sering saya temui di Indonesia, Pencegahan dan penanganan Penyakit kulit. Gambar di bawah saya ambil dari : Cornell Photo tidak untuk komersial.

Cara awal sederhana untuk mengindentifikasikan kucing anda mengalami gangguan kulit adalah Apakah Kucing anda sering Menggaruk . Bila jawabannya ya, ada kemungkinan kucing anda mengalami masalah kulit.

1. Ring Worm

Ringworm adalah jenis lain dari jamur yang menyerang kucing, Terutama anak kucing di bawah satu tahun. Hal ini menyebabkan lesi melingkar di kepala kucing, telinga, dan badan. Kulit di sekitar lesi sering bersisik dan botak. Ringworm sangat menular dan dapat menyebar ke hewan peliharaan lain di rumah, serta kepada orang-orang. Pengobatan tergantung pada tingkat keparahan, tetapi mungkin termasuk shampoo khusus, salep, atau obat-obatan oral
Penanganan Ring Worm di Cattery kami :
Pencegahan : 
– Sebulan sekali Lakukan desinfektan Rutin ruangan dan kandang tempat tinggal kucing dengan cairan Bleaching /pemutih , dan desinfektan untuk hewan.
–  Sebulan sekali Mandikan atau rendam kucing dalam cairan Lyme sulfur/larutan belerang. atau air 10 lt yang di tetesi propolis 20 tetes. atau mandikan dengan menggunakan shampo Sebazole.
Pengobatan :
Bila Kucing anda sudah terkena Ringworm ,
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis atau salep anti Jamur biasanya Ketokenazole.
– Untuk kcg diatas 4 Bulan secara  Oral berikan Ithraconazole/ Sporanox, satu kapsul di bagi  5 selama 2 minggu sehari sekali.
– Untuk kucing di bawah 4 bulan atau Hamil, jangan di berikan obat oral.

2. Kulit Kering , Ketombe

Seperti orang,  Kulit kucing juga dapat  kering, dan terkelupas. Ini biasanya tidak ada yang serius, tetapi tidak ada salahnya anda konsul dengan dr Hewan anda. Ketombe yang terus menerus dapat  menjadi tanda gizi buruk, perawatan yang tidak memadai, atau ada masalah Kesehatan. Shampoo khusus dan suplemen omega-3 asam lemak dapat membantu mengobati ketombe kucing.
Pencegahan dan Pengobatan :
– Mandikan  Kucing  Sebulan sekali dengan shampo anti jamur /sebazole.
– Berikan Suplemen tambahan seperti Minyak ikan dan X trabloom wate

3. Infeksi Jamur (Yeast)

Infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Banyak terjadi pada kucing yang memiliki masalah medis lainnya. Telinga adalah salah satu tempat yang paling umum untuk infeksi jamur. Gejala mungkin termasuk cairan hitam atau kuning, kemerahan pada daun telinga, dan terus-menerus menggaruk telinga. Infeksi jamur mudah didiagnosis dan biasanya cepat sembuh terhadap pengobatan dengan obat antijamur.
Pencegahan : 
– Sebulan sekali Lakukan desinfektan Rutin ruangan dan kandang tempat tinggal kucing dengan cairan Bleaching /pemutih , dan desinfektan untuk hewan.
–  Sebulan sekali Mandikan atau rendam kucing dalam cairan Lyme sulfur/larutan belerang. atau air 10 lt yang di tetesi propolis 20 tetes . atau mandikan dengan menggunakan shampo Sebazole.
Pengobatan :
Bila Kucing anda sudah terkena Jamur ,
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis atau salep anti Jamur biasanya Ketokenazole.
– Untuk kcg diatas 4 Bulan secara  Oral berikan Ithraconazole/ Sporanox, satu kapsul di bagi  5 selama 2 minggu sehari sekali.
– Untuk kucing di bawah 4 bulan atau Hamil, jangan di berikan obat oral.

4. Jerawat Kucing.

 Jerawat biasanya muncul di dan di sekitar dagu kucing. Kemungkinan penyebab termasuk stres, jarang dibersihkan, reaksi terhadap obat, atau masalah kulit . Dokter hewan Anda dapat merekomendasikan shampoo khusus atau gel untuk membersihkan Jerawat, atau antibiotik jika infeksi bakteri menyertai jerawat.
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis

5. Eosinophilic Granuloma

Jika kucing Anda ada borok atau luka pada hidung atau bibir, ia mungkin akan mengalami jenis reaksi alergi yang dikenal sebagai granuloma eosinofilik. Reaksi ini dapat terjadi di mana saja pada tubuh, tetapi paling sering pada wajah, bantalan kaki, dan paha. Alergi makanan atau kutu kadang-kadang merupakan penyebabnya tetapi luka ini juga bisa terjadi akibat infeksi bakteri. Pengobatannya tergantung pada apa yang menyebabkannya.
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis

6. Alergic Dermatitis

Kucing dapat memiliki reaksi alergi terhadap produk perawatan, makanan, dan gangguan lingkungan, seperti serbuk sari atau gigitan kutu. Menggaruk kepala atau leher adalah tanda umum dari alergi makanan. Gejala alergi lainnya termasuk menjilat pada kaki atau menggaruk telinga atau pangkal ekor. Ada berbagai cara untuk mengobati kulit gatal berhubungan dengan alergi, tapi melakukan pencegahan adalah strategi terbaik.
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis

7. Stud Tail

Juga disebut hiperplasia kelenjar pada buntut, Ekor pejantan mengeluarkan kelenjar minyak yang aktif di bagian atas ekor. Kelenjar ini menghasilkan ekskresi lilin yang Membuat rambut rontok dan lesi berkerak. Dalam kasus yang parah, kondisi bisa membuat ekor rentan terhadap infeksi bakteri. Neutering/Kebiri dapat menghilangkan masalah pada kucing jantan. Pilihan pengobatan lain adalah rajin merawat ekor dan menggunakan sampo yang diformulasikan secara khusus.
Pengobatan :
– Cuci /bersihkanlemak di buntut dengan menggunakan Goop atau sabun untuk cuci piring.
– setelah bersih bilas dengan shampo sebazole dan terakhir bilas dengan air propolis ( 20 tetes propolis dan 1 liter air) , keringkan sampai kering.

8. Rambut Rontok

jika Anda melihat kucing Anda kehilangan rambut lebih dari biasanya atau memiliki bagian yang botak, segera mungkin temui dr hewan anda. Rambut rontok abnormal dapat menjadi tanda peringatan dari beberapa penyakit, adanya kutu, stres, alergi, atau gizi buruk.
Pengobatan :
– Berikan makanan bergizi misalnya wet food dicampur kitty bloom atau kalau untuk menggemukan berikan juga Xtra Bloom wate.
– Berikan pengobatan sesuai dengan penyebab kebotakan

9. Infeksi Bakteri

Dalam banyak kasus, infeksi kulit bakteri berkembang sebagai akibat dari masalah  kulit lainnya. Misalnya, jerawat kucing bisa membuat akarrambut kucing lebih rentan terhadap infeksi, sehingga folliculitis. Infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik, tetapi yang terpenting menjaga kesehatan kulit agar tidak terkena infeksi bakteri
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis atau salep anti bakteri misalnya kemicetine salep.
– Berikan antibiotik sesuai anjuran dr hewan anda.

10a. Ear Mite

Kutu  telinga adalah parasit kecil yang tinggal di  lilin dan minyak di dalam telinga kucing. Saat mereka makan, mereka menyebabkan peradangan yang dapat menyebabkan kulit serius atau infeksi telinga. Tanda-tanda kutu telinga adalah bila  menggaruk kepala dan telinga berlebihan , telinga gemetar, dan bau yang kuat dan kotor dalam telinga. Kutu telinga dapat diobati dengan produk topikal yang diresepkan oleh dokter hewan.
b. Scabies kucing
Scabies kucing adalah penyakit kulit biasa yang disebabkan oleh tungau kepala Notoedres cati. Tanda pertama adalah rasa gatal sekitar kepala dan leher, bersama dengan rambut rontok dan munculnya bintik botak. Karena sering nya menggaruk, kulit menjadi merah, dan luka. Biasanya, Anda akan melihat warna abu-abu tebal untuk kerak kuning di sekitar, leher tepi wajah, dan telinga. Kondisi ini juga dapat terjadi pada kulit kaki dan alat kelamin.
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis
– untuk Ear mite dalam kuping bersihkan dengan memasukkan cairan pembersih telinga Otolin. bisa juga di teteskan obat kutu frontline di tengkuk kucing.
– Untuk Kucing dewasa bila scabies sudah menyebar konsultasikan dengan drh anda , karena di perlukan penyuntikan anti parasit
– sedangkan untuk kitten atau bayi pengobatan dengan membersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis, merupakan pilihan terbaik.

11. Kutu Lice

Kutu Lice adalah parasit yang membuat kulit kering. Mereka biasanya ditemukan pada kucing tua atau sakit dan sering pergi tanpa diketahui. Hal ini dapat membuat kucing menggaruk, gelisah, penampilan rambut yang tidak biasa, dan rambut rontok. Seperti tungau, kutu Lice dapat diobati dengan pengobatan topikal. Karena kutu spesies-spesifik, Anda tidak perlu khawatir akan tertular kutu dari kucing Anda.
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis, teteskan tengkuk kucing dengan obat kutu seperti frontline.
– Untuk Kucing dewasabila scabies sudah menyebar konsultasikan dengan drh anda , karena di perlukan penyuntikan anti parasit
– sedangkan untuk kitten atau bayi pengobatan dengan membersihkan kerak2 yang terbentuk dengan Minyak Tawon atau Virgin Coconut Oil (VCO) , setelah bersih oleskan Propolis, merupakan pilihan terbaik.

12. Kutu

Kutu/ Pinjal adalah masalah yang sangat umum. Anda dapat mencari mereka atau Telur mereka dalam rambut kucing, terutama di mana  warna bulu pucat. Tanda-tanda lain adanya adalah bila kucing anda sering  menggaruk, luka kulit berkerak, dan penipisan rambut di atas pangkal ekor. Untuk membasmi kutu, Anda harus merawat kucing Anda, serta furnitur Anda, tempat tidur, dan karpet. Melakukan desinfektan bulanan adalah yang terbaik
Pengobatan :
– bersihkan kerak2 atau kotoran dengan VCO atau minyak tawon, oleskan propolis.
– Teteskan obat Kutu Frontline Pada tengkuk Kucing
– Desinfektan ruangan atau kandang kucing minimal sebulan sekali.
“Dalam kehidupan ini ,kita mendapat pengetahuan dari alam secara gratis, mengapa tidak kita sumbangkan pengetahuan kita untuk yang membutuhkan “