Our Blog

Interaksi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia & Komputer

Interaksi Manusia & Komputer

Pengertian Usability :

Usability dari kata usable berarti dapat digunakan dengan baik. Berhubungan dengan perangkat lunak, usability dapat dianalogikan sebagai bagaimana membentuk tingkat kenyamanan pemakain dari sisi pengguna, bukan dari sisi programmer. Sedangkan menurut ISO (International Standart Organization) Usability di definisikan sebagai “effectiveness, efficiency and satisfaction with which a specified set of user can achieve a specified set of task in a particular environment“.

Prinsip Usability :

Menurut Alan Dix, selain ke lima faktor diatas yang digunakan untuk menentukan kenyamanan, suatu aplikasi juga harus memerlukan prinsip usability secara garis besar ada tiga point yakni :

  1. Learnability 
  2. Flexibility
  3. Robustness

Prinsip Usability adalah prinsip penggunaan dari sebuah sistem oleh sistem lain yang lebih kompleks. Dalam IMK ada pula prinsip penggunaan untuk sebuah sistem yang sering kita sebut dengan usability. Dalam interaksi manusia dan komputer Prinsip Usability terbagi menjadi 6 yaitu :

  1. Abilities
  • Human BAIK

–          Kapasitas Long Term Memory (LTM) tidak terbatas

–          Durasi LTM tidak terbatas dan complex

–           Kemampuan memahami tinggi

–          Mekanisme konsentrasi powerful

–          Pengenalan pola pikir powerful

  • BURUK

–          Kapasitas Short Term Memory (STM) terbatas

–          Durasi STM terbatas

–          Akses yang tidak dapat diandalkan pada STM

–          Proses yang cenderung salah

–          Proses yang lambat

  1. Human Capabilities

Faktor manusia ini harus diperhatikan, karena dari sinilah desain yang lebih baik didapatkan.
User perlu mengetahui hal-hal berikut dalam merancang :

*        Penginderaan / Panca indra (Mata, Telinga, Peraba)

*        Proses informasi

*        Sistem Motor

PENGLIHATAN / INDRA MATA (VISION)

Konsep penglihatan terdiri dari dua tahap :

  • Penerimaan stimulus dari luar secara fisik
  • Pemrosesan serta interpretasi dari stimulus tersebut
  1. Kemampuan Penglihatan

*        Sensivitas

Luminance : jumlah cahaya yang dipantulkan oleh permukaan objek, dengan ukuran
10-6 – 107 mL

*        Ketajaman

  • Visual acuity : kemampuan manusia melihat objek secara detail
  • Sudut pandang (visual angle) : besarnya ruang pandang yang digunakan objek →derajat (degree) / minutes of arc → 1 derajat = 60 minutes of arc

*        Pergerakan

  • Pola visual dari kata direkam → di-dekoding menurut representasi bahasa →pemrosesan bahasa meliputi analisis sintaks dan semantik terhadap frase dan kalimat
  • Mata bergerak terhadap teks → regression

*        Kemampuan membaca akan berkurang atau menurun karena usia.

  1. Warna
  • Warna dikaitkan dengan hue, intensitas, dan saturation
  • Hue → panjang gelombang spektrum cahaya
  • Intensitas → brightness dari warna
  • Saturation → jumlah / kadar putih (whiteness) dalam warna
  • Masalah persepsi warna pada cones (sel pada selaput retina yang sensitif terhadap warna) dan ganglion (simpul syaraf)
  • 380 (blue) ~ 770nm (red)
  • Radiasi dalam spektrum (panjang gelombang cahaya) adalah 400 – 700 nm

PENDENGARAN (HEARING)

  • Sistem auditory memiliki kapasitas sangat besar untuk mengumpulkan informasi lingkungan sekitar.
  • Dapat mendengar objek apa saja yang ada di sekitar dan memperkirakan kemana objek tersebut akan berpindah

Pemrosesan suara

Suara memiliki beberapa karakteristik, yaitu :

Ø        Pitch : frekuensi suara (20 – 20.000 HZ)

Ø        Loudness : amplitudo suara (30 – 100dB)

Ø        Timbre : tipe atau jenis suara

  • Sistem auditory melakukan filtering suara → kita mengabaikan
  • suara background dan berkonsentrasi pada informasi yang penting

Sumber : https://fascinasiansblog.com/