Our Blog

DICIPTAKANNYA ADAM ALAIHIS SALAM

DICIPTAKANNYA ADAM ALAIHIS SALAM

DICIPTAKANNYA ADAM ALAIHIS SALAM

DICIPTAKANNYA ADAM ALAIHIS SALAM

Allah Ta`ala telah menciptakan segenap makhluk-Nya dengan proses penciptaan yang telah diberitakan oleh-Nya dan Rasul-Nya dalam uraian di atas. Juga Allah telah menciptakan para malaikat-Nya dari cahaya dan menciptakan pula para jin dari api. Allah menciptakan surga dan neraka sebelumnya dan ditaqdirkan pula siapa-siapa yang akan masuk kepada keduanya. Kemudian Allah tempatkan para malaikat-Nya di tempat tugas masing-masing baik di langit maupun di bumi. Juga Allah tentukan penempatan jin di bumi dan ditempatkan pula dari kalangan mereka, iblis (namanya sebelum dikutuk oleh Allah adalah `Azazil) di surga Allah. Maka dengan demikian, telah lengkaplah alam raya ini dengan kehidupan, dan Allah berada di atas ArsyNya. Semua makhluk Allah itu bertasbih dan bertahmid, memuji dan menyanjung-Nya dan menyatakan sujud dan ruku’ kepada-Nya serta mengikrarkan Maha Sucinya Allah dari segala sifat kekurangan dan kerendahan. Ramailah alam ini dengan ibadah, tasbih, tahmid, takbir, dan doa kepada Allah Yang Maha Mulia. Semuanya mengakui keAgungan dan keBesaran Allah, dan Ia berada di atas seluruh makhluk-Nya, bahkan di atas makhluk-Nya yang paling tinggi yaitu Arsy dan Kursi-Nya. Hal ini diberitakan oleh Allah Ta`ala dalam firman-Nya:

“Bertasbih kepada-Nya langit yang tujuh dan bumi serta segenap isinya. Dan segala makhluk bertasbih dan bertahmid kepada-Nya, akan tetapi kalian tidak mengerti cara tasbih mereka. Sesungguhnya Dia Maha Penyabar dan Maha Pengampun.” (Al-Isra’: 44).

Tetapi kemudian muncul fitnah yang terjadi di antara para jin penduduk bumi. Sehingga terjadilah perbuatan saling membunuh di antara mereka dan dengan demikian terjadilah pertumpahan darah dan kerusakan di muka bumi. Maka Allah mengutus para malaikat-Nya yang dipimpin oleh `Azazil untuk menghukum mereka dan kemudian menempatkan mereka di puncak-puncak gunung dan di pulau-pulau yang diliputi lautan. Dengan keberhasilannya memimpin pasukan malaikat untuk menghukum para jin itu, muncullah di hati pimpinan tersebut perasaan besar diri (sombong). Sehingga Allah ingin memunculkan kesombongan di hatinya itu dengan pengumuman-Nya akan menciptakan penduduk bumi yang baru bernama Al-Insan. Demikian diceritakan oleh Al-Imam Ibnu Jarir At-Thabari dalam Tarikhnya jilid 1 / 85 – 88 dari Ibnu Abbas, `Amr bin Hammad, Sa`id bin Al-Musayyib, Syahr bin Hausyab dan lain-lainnya. Ibnu Atsir dalam Al-Kamil fit Tarikh jilid 1 halaman 26 menguatkan pendapat Ibnu Abbas yang tersebut di atas.

Selanjutnya Ibnu Jarir At-Thabari membawakan beberapa riwayat dengan sanadnya dari Ibnu Abbas, Ibnu Mas’ud dan para shahabat Nabi yang lainnya yang menceritakan bahwa Allah Ta`ala memerintahkan malaikat-Nya untuk mengambil tanah liat dari bumi dari berbagai jenis tanah yang ada di bumi. Kemudian dicampurkanlah berbagai jenis tanah itu dan Allah dengan Tangan-Nya sendiri Yang Maha Mulia membentuk Adam. Setelah itu tanah liat dalam bentuk manusia tersebut dibiarkan sehingga berbau busuk dan akhirnya mengering. Di dalam Al-Qur’an diceritakan oleh Allah Ta`ala bahwa Dia menciptakan Adam dari tanah liat, sebagaimana pernyataan iblis kepada-Nya:

“Apakah aku akan sujud kepada makhluk yang Engkau ciptakan dari tanah liat?” (Al-Isra’: 61).

Kemudian tanah liat itu menjadi tanah yang berbau:

“Dan sungguh Kami ciptakan manusia itu dari tanah kering yang semula adalah sebagai tanah liat basah yang berbau.” (Al-Hijr: 26).

Kemudian jadilah ia tanah liat yang telah kering dan berbunyi bila dipukul:

“Dia Allah telah menciptakan manusia dari tanah liat kering, sehingga karena keringnya jadilah ia seperti tembikar (yakni tanah liat yang telah masak karena dipanggang di api).” (Ar-Rahman: 14).

Dan setelah itu Allah meniupkan ruh padanya sehingga jadilah ia hidup dan tanda kehidupannya yang pertama adalah ketika dia bersin. Maka para malaikat Allah menyatakan kepada manusia pertama yang baru hidup ini: “Katakan Alhamdulillah dengan bersinmu,” maka dia pun mengucapkan Alamdulillah. Dan Allah menyatakan kepadanya: “Rahmat Tuhanmu terlimpah padamu.” Dan mulailah Adam hidup dan para malaikat Allah diperintahkan oleh-Nya untuk sujud menghormat padanya. (Tarikh At-Thabarijilid 1 hal. 94).

Sumber : https://andyouandi.net/